Posted by : tcyute tsj Sabtu, 27 April 2013


Sore....

Sudah dua hari ini tak ikutin trus beritax alm. Uje. Maklum saja rasa-rasanya sedih sekali kehilangan sosok yang bersahaja seperti beliau. Ya walaupun saya belum pernah ketemu sihhh....cuman sapa sih yang tidak kenal dengan ust gaul, tampan n bersahaja seperti beliau...

Sore ini liat seleb expose di trans 7 wahhh air mata tak terbendung, bengkak deghhh mata gwe... (个_个)

Sumpahhh ni kedua kalinya aku yang menangis dirumah semenjak pulang dari pare....hikzhikzhikz pertama karena galau+rindu ma seseorang n yang kedua karena kematian ust.Uje...ya Allah Muliakanlah mereka di sisimu, mereka yang selalu ada dalam doaku...

Memang ya kalau orang baik yang berpulang InsyaAllah banyak banget yang merasa kehilangan,,,,aduhhhh kita aja kehilangan apalagi sosok istri beliau...tapi apapun itu benar kata beliau " kita ini makhluk Tuhan jadi terserah Allah mau melakukan apa sama diri kita"...


Beranjak dari itu semua saya kumpulkan niii berita kematian beliau

Ustad Jeffry Al-Buchory atau Uje meninggal dunia tak lama setelah berulang tahun ke-40 pada 12 April 2013. Uje yang sempat juga menjadi pemain sinetron ini sering bercerita tentang masa mudanya yang sempat terjerumus di dunia malam hingga narkoba. Lika-liku hidupnya ini sering dijadikannya sebagai bahan motivasi bagi jamaahnya bahwa tidak ada kata terlambat untuk bertobat. 
Uje terkenal di kalangan kawula muda dan populer dengan sebutan 'ustad gaul'. Suaranya yang tinggi melengking dan merdu melantunkan ayat Alquran maupun lagu-lagu rohani, menambah daya tariknya. Model baju yang biasa dikenakannya pernah menjadi ikon model pakaian dengan sebutan "baju koko Uje".
Sebagai orang muda, Uje juga menggemari hobi khas anak muda, yaitu naik motor. Kegemaran ini pulalah yang mengantarkannya kembali kepada Yang Maha Penyayang lewat kecelakaan tunggal saat dia mengendarai moge Kawasaki 650 cc tipe ER 6 N.

Berikut kronologi kecelakaan Uje berdasar keterangan keluarga, polisi dan RS:

Kamis 25 April 2013 pukul 23.00 WIB

Uje ditemani adiknya, Fajar Sidiq, ngopi di sebuah kafe di Kemang. Uje yang memang hobi naik motor mengaku ingin 'cari angin' karena sudah lama tidak keluar rumah. Di kafe itu, Uje bertemu teman-temannya dan membahas kegiatan di bulan Ramadan dan rencana syuting di Arab Saudi bulan Mei.
Setelah pertemuan berakhir, Uje dan adiknya pulang dengan membawa kendaraan masing-masing. Ketika sampai di Jl Radio Dalam, Uje mengalami kecelakaan kecil. Fajar menawarkan diri untuk meng-handlekendaraan Uje, tapi Uje mengaku sehat. Mereka kemudian berpisah menuju rumah masing-masing.

Jumat 26 April pukul 01.00 WIB

Uje menabrak trotoar dan pohon palem di depan rumah di Jl Gedung Hijau 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Adik Uje lantas menuju TKP. Dia mencegat taksi dan membawa Uje ke RS Pondok Indah yang merupakan RS terdekat.


Pukul 01.30 WIB

RS Pondok Indah menyatakan Uje meninggal dunia. Uje kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk divisum.


Pukul 02.00 WIB

Informasi meninggalnya Uje menyebar, termasuk di media sosial.

Pukul 03.30-03.50 WIB

Uje divisum di RS Fatmawati. Petugas RS menyatakan Uje meninggal karena luka luar. Jenazah lantas dibawa ke rumah duka di Rempoa, Tangerang.
Uje akan dibawa ke Masjid Istiqlal untuk disalatkan dan dimakamkan usai salat Jumat di TPU Karet Tengsin. Ribuan pelayat hingga kini silih berganti berdatangan ke rumah duka. Almarhum meninggalkan seorang istri dan 4 anak.

Firasat dari Uje


Kepergian Uje memang terbilang mendadak. Namun banyak juga yang mengatakan bahwa Uje sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda akan meninggalkan keluarga dan dunia ini selama-lamanya. Firasat itu ditunjukkan lewat keluarga hingga sahabat-sahabatnya.
Namun, tak ada yang menyadari itu adalah firasat bahwa Uje akan meninggal. Tak ada yang tahu kapan usia seseorang akan berujung. Apa sajakah tanda-tanda yang ditunjukkan Ustad Jeffry sebelum meninggal?


*Uje Kenalkan Anaknya Pada Penjaga Misterius*

Firasat yang aneh ternyata ditunjukkan oleh Uje pada anak pertamanya, Adiba Khanza Az Zahra. Di hari minggu.Uje yang sedang sakit meminta putrinya untuk bertemu dengan sosok yang misterius.
Uje mengenalkan sosok tersebut pada putrinya sebagai penjaga dirinya selama ini. Namun anehnya, Adiba tak melihat siapa-siapa. Meski begitu, Adiba tetap berkenalan dengan sosok yang misterius tersebut. Ia pun tetap tak tahu wujud dari sosok yang diperkenalkan oleh Uje kepadanya itu.


*Menyinggung Kematian dan Lebih Manja Pada Istri*

Pipik Dian Irawati yang merupakan istri Uje tentu mengalami duka yang mendalam dengan kepergian suaminya yang tiba-tiba. Sambil berlinangan air mata wanita yang setia mendampingi Ustad Jeffry ini mengisahkan bahwa almarhum suaminya belakangan ini lebih manja padanya.
Pipik sering mendengar bahwa almarhum ingin meninggal dalam keadaan dakwah. "Dia bilang kalau dia pengen meninggal dalam keadaan dakwah. Kemarin dia ngomongnya," kata Pipik Dian Irawati tersedu-sedu, dilansir dari


*Berpesan Ingin Dimakamkan Dekat Dengan Almarhum Ayahnya*

Uje bukanlah orang yang sejak lahir sudah menjadi sosok yang religius. Sekalipun orang tuanya menanamkan nilai-nilai Islami, namun Ustad Jeffry juga pernah memilih jalan hidup yang penuh keduniawian sebelum akhirnya memutuskan untuk lebih Islami.
Hal ini membuat almarhum pernah berpesan pada Fajar Sidiq, adiknya, bahwa ia ingin dimakamkan dekat dengan almarhum ayah mereka. Hal itu karena Uje merasa dulu dia sangat bandel dan dia ingin terus disayang serta diingatkan oleh sang ayah.
Beliau sudah amanat pas ziarah terakhir pas mau umroh kemarin beliau bilang, 'Kalau gue mati gue mau deket sama Apih (sebutan bapak)'. Karena dia ngerasa bandel dulu jadi dia pengen deket sama bapak," ujar Fajar Sidiq.


*Meminta Maaf Lewat Ponsel BB dan Berjanji Tak Menggunakannya Lagi*

"Assalamu'alaikum, mulai hari ini saya gak lagi pake nomor HP dan BBM ini... Sekali lagi maaf lahir bathin, pasti banyak salahnya."
Itulah tulisan terakhir Uje dua hari sebelum ia meninggal lewat ponsel BlackBerrynya. Ustad Jeffry mengatakan bahwa dirinya tak akan lagi menggunakan ponsel BlackBerry serta nomor telepon yang ia gunakan.Hal ini membuat rekan dan sahabatnya kebingungan bagaimana mereka akan menghubungi pria tersebut.
Namun hal itu hanya menjadi pertanyaan yang tak terjawab lagi oleh Ustad Jeffry karena ia telah meninggalkan kita selama-lamanya dua hari kemudian.


*Pesan Terakhir Yang Menggetarkan..*

"Pada akhirnya... semua akan menemukan yang namanya titik jenuh.. Dan pada saat itu... Kembali adalah yang terbaik.. Kembali pada siapa??? Kpd 'Dia' pastinya...Bismi_Ka Allohumm ahya wa amuut."
Inilah pesan menggetarkan yang menggema mengiringi kepergian Uje. Pesan ini ditulisnya dalam akun Path. Mungkin Anda juga sudah membaca kalimat ini di berbagai media dan tak menyangka bahwa Uje menuliskannya sebagai pesan terakhir sebelum dia meninggal.

* jatuh tempo*

Sang ustad juga pernah memeluk ibunda tercintanya dari belakang dan meminta air mata ibunda untuk dirinya serta bercanda mengatakan jatuh tempo


Ke istimewaan sang UJE

♚ di sholati dan di doakan oleh umat
Alhamdulillah segitu banyaknya yang menyayangi sang ustad, insyaAllah surga tempat pijakan beliau

♚ alampun turuk berdoa mengantar kepergian beliau. Foto ini di ambil oleh seseorang yang ada di pemakaman pada saat beliau di makamkam



Sungguh luar biasa diri beliau. Selamat jalan ustadku...semoga segayla kebaikanmu di dunia ini menjadi bekal yang mengantarmu bertemu dengan sang Khalik. InsyaAllah surgalah tempat engkau berpulang

Guys, kematian kadang disertai firasat dan kadang bisa begitu mendadak. Kepergian Ustad Jeffry disertai oleh kedua hal tersebut, mengingatkan kita kembali bahwa tak ada yang tahu kapan takdir kematian menjemput dan sudah siapkah kita ketika akan dipanggil Tuhan? Bekal apakah yang telah kita siapkan untuk akhirat nanti?




Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Thanks To God

MyPosts

Supported by Blogaul
Tcyute. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Tcyute Share -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -